Selamanya, Rumah
Berpikir akan kembali, aku mau pulang. Aku ingin pulang dan aku akan pulang. Aku harus pulang. Entah kemana, dimana, yang pasti aku harus bertemu diriku. Harus segera kembali, aku harus segera mencarinya. Dimana ia? Aku bertanya. Bayangannya tidak tampak, wajahnya tak terlihat, suaranya tak terdengar, langkahnya tak bergerak.
Oh dimana? Makan waktu, membuang nafas lalu. Hilir mudik tak tentu, tak bertemu-temu. Pulang bukan lagi sekedar kata, ia sudah bergema di telinga. Aku pikir, sudah tak ada lagi waktu 'tuk berpikir. Aku pikir, arah telah hilang, lelah melihat ku lalu lalang.
Setelah ditemukan, aku haru. Selamanya disini aku menyimpan kelu haru. Berpeluk sendu, menangis tersedu. Bahagia tak keruan, tertawa tak melawan. Selamanya aku disini, selamanya aku bawa pergi. Bukan cinta, bukan sayang. Kemanapun, dimanapun, rumah.

Komentar
Posting Komentar