Hasil & Harapan
Mungkin, bagi sebagian orang, hari-hari dimana mereka semua
berbahagia karena mereka mendapatkan apa yang mereka tuju, dan tercapai, adalah
hari yang paling bahagia. Namun, untuk kita yang mungkin bisa di bilang belum
mencapai semua itu, kita merasa sedih dan marah terhadap diri.
Seperti,
marah, dan bilang kalau diri kita itu tidak memanfaatkan waktu yang sudah
diberikan.
Hey,
fase seperti itu semua orang di dunia ini pernah merasakan nya. Mungkin di saat
seperti itu kamu merasa, seperti sendirian, mengecewakan harapan yang mungkin
sudah kamu berikan ke orang-orang. Lalu, apa? Kamu merasa malu pada diri
sendiri, marah, bahkan kecewa dan pupus harapan. Terdengar berlebihan sekali,
ya? Tapi, ini semua pernah terjadi di kehidupan semua orang dan kamu harus
menerima itu.
Apa yang
telah lalu, dan, tak sesuai sama harapan kamu, bukan berarti kamu harus kecewa
pada diri sendiri dan merasa paling bodoh serta berpikir bahwa tidak ada
kemungkinan lain selain menyerah.
Kalau
seperti itu, kapan kamu bisa bergerak maju dan merasakan fase terbaru hidup
kamu?
Ingat,
ya, hidup memang susah, tapi, kamu jangan menambahkan hal yang sepele namun
dampak sangat besar untuk diri kamu sendiri.
Aku tau memang mengecewakan, tapi, hal yang terbaik menanggapi semua itu adalah;
menerima
Menerima memang sulit, namun, fase ini merupakan hal yang membuat
kamu berubah pesat dalam kehidupan kamu.
Menerima bukan berarti melupakan, jadi, apa yang telah di sesali
jadikan saja sebagai pembelajaran. Sudah kubilang kalau hidup itu selalu
tentang belajar. Walau bukan matematika, tapi, belajar dari kehidupan merupakan
anugerah dari Tuhan untuk kita.
Jadi, terus semangat;
mimpi-mimpi lain masih menunggu mu di luar sana.

Komentar
Posting Komentar